Modus Penipuan lewat telepon rumah di daerah madiun dan sekitarnya


Tau kah sobat, sekarang jamanya udah edan, katane eyang aku gitu.. tapi emang bener.. buktinya sekarang marak penipuan yang dilakukan berbagai kalangan manapun, dimanapun dan siapa pun. Kemaren aja aku ngalami kejadian itu ndiri. Tapi penipuan ini dilalkukannya lewat telepon rumah, penipuan kayak gini mulai marak terjadi di daerah madiun dan sekitarnya, yang mengandalkan jaringan telepon rumah daerah daerah madiun.

Pengen tau modus cara sang penipu melancarkan aksi dan peristiwa kejadiannya..?? :z


Modus dari penipuannya itu gini, biasa sang penipu itu menhubungi telepon rumah anda dan akan memastikannya kalau itu bener no telepon rumah anda, dan dengan dari tenggapan respon anda pastinyakan anda akan menjawab “benar” karena sebelumya sang penipu itu sudah tau akan lebih dari dulu pemilik nomor telepon rumah tersebut. Dan setelah semua dipastikan benar, maka sang penipu tersebut akan mengaku bahwa dirinya sebagai anggota dari kepolosian di wilayah tertentu, tapi sebelum identitas keanggotaan kepolisiannya disebutkan, biasanya dia akan menanyai anda dengan pertanyaan bahwa “anggota keluarga anda ada diluar kota atau enggak??” dan ketika anda menjawab nya ada, maka dia akan melanjutkan pertanyaanya “dimanakah anggota keluarga anda tinggal diluar kota saat ini..??” jika pertanyaan itu pas dengan keadaan si korban yang kebetulan salah satu angoota keluarganya saat itu lagi berada diluar kota dan anda menyebutkan tempat kota dimana salah satu keluarga anda tinggal itu, maka dia sang penipu itu akan mengakun dirinya bahwa dia dari keanggotaan polisi wilayah kota tersebut.

Saat itu sang penipu yang mengaku dari keanggotaan polisi wilayah itu akan menanyai nama dari anggota yang lagi diluar daerah atau kota tersebut, dan saat anda menyebutkan nama atau identitas keluarga anda, sang penipu itu akan menyakinkan anda dengan seyakin – yakin mungkin bahwa keluarga anda yang lagi diluar kota itu mengalami kecelakaan dan keadaannya sangat mengkhawatirkan..
Pasti jika seseorang korban yang kaget dan lagi apes pasti akan percaya begitu aja dengan info yang baru diterimanya, apalagi modus yang dipakai sang penipu mengatasnamakan dari pihak kepolisian, jadi pastinya hampei rasa percaya menyerbu diri korban.

Setelah sang korban dalam pengaruh tipuan dari sang penipu, selanjutnya rencana yang dilancarakan sang penipu adalah menanyakan no HP atau no telepon milik anggota keluarga anda yang lagi diluar kota tersebut, bagi yang nasib nya uapesss maka akan diberikan secara mudah dan percayanya no itu ke sang penipu. Setelah itu proses masih berlanjut, sang penipu akan minta sang korban untuk mentransfer uangnya ke rekening yang telah diberikan oleh sang penipu yang mengatas namakan dari pihak kepoisian tersebut, alasanya “untuk merawat sang korban (anggota keluarga korban yang lagi diluar kota)yang telah dikabarkan kecelakaan tersebut” sang penipu akan meminta uang kurang lebih dari 20 juta keatas.. gak sedikit bukan,??

Setelah sang penipu berhasil menyakinkan si korban, maka rencana selanjutnya adalah menyakinkan orang yang telah dikabarkan kecelakaan tadi dengan cara menghubungi sang korban ke 2 yang dikabarkan kecelakaan tadi dengan no yang telah di berikan dari anggota keluarga tersebut yang telah mengasihkan no HP nya ke sang penipu tadi, sang penipu akan mengaku lagi dari pihak kepolisian yang memberitahukan pada si korban ke 2 “bahwa no HP nya diduga terlibat sebagai anggota teroris” dan akan menyuruh sang korban ke 2 tersebut untuk meng Non-Aktifkan 2-3 hari, maksudnya dari sang penipu agar dari pihak keluarga gak bisa menghubungi pihak korban 2 tadi sambil menanti sang korabn pertama resah dan mentransfer uangnya ke rekening sang penipu tadi.. habis sudah deh kalau sang korban telah mentransfer uangnya.

Itu lah kejadian kemaren yang telah di alami salah satu temen saya, tapi untung nya hal itu belum sempet terjadi, karena ketahuan duluan modus sang penipu tersebut. Eh, aneh nya habis kejadian itu ganti aku targetnya, tapi untung nya udah ada bocoran lebih dulu dari temen aku.. he… lha wong lagian rumahe temen aku lho depan rumah ku pas, he.. :D gak ketipu deh.. kasihan deh ma bang penipune.. blum rejeki nya kale.. hahaha.. :z

Oy, menurut penyelidikan aku, (kayak connan aee) :D sang penipu tau pasti pemilik no telepon rumah tersebut dari salah satu buku yang telah di bagikan oleh PT.TELKOM wilayah tersebut yang berisikan tentang kepemilikan no telpn tersebut, makane sang penipu tersebut tau pasti no telpn rumah anda. Jadi selalu hati – hati sobat, semuanya bisa terjadi kapanpun.
buat sang penipu yang gak sengaja atau takdirnya baca postingan ini, aku sarankan buat cepat bertaubat, karena katanya neraka udah gak cuman anget tok, udah mulae panas bos.. kesenangan di dunia cuman bentar, gak teu besok atau kapan, maut dan kematian selalu mengintip kita. moga cepet sadar dirimu….

“kejahatan bisa terjadi bukan Cuma dari niat sang pelaku, tetapi juga karena adanya kesempatan, waspadalah.! Dan waspadalah.!!!” Cuplikan sekenario nya bang NAPI. He….. :D


1 komentar:

  1. woh, msalah seriuh nih~
    plakunya lum ktahuan y?
    kok mirip sama kasus2 di jepang y? daerah onikawa klo g salah

    hehee, untung d bali blum kna bgituan :D
    kena-pun g masalah, uda tau dari blog ini soalnya

    tpi masalahnya.... klo polisi beneran yg nelpon gmn?

    BalasHapus