Mengapa banyak orang cina yang kaya?

Tionghoa biasa disebut juga orang Cina adalah istilah yang dibuat sendiri oleh orang keturunan Cina di Indonesia, yang berasal dari kata zhonghua. adakah di besat pikiran temen - temen terlintas, mengapa orang tionghoa kebanyakan lebik sukses atau kaya dari pada orang - orang pribumi Indonesia?

Orang Tionghoa mempunyai beberapa prinsip, diantaranya sebagai berikut :
  1. orang tionghoa kalau ditawarin pinjeman modal, pasti langsung tanya, berapa bunganya? bukan berapa angsurannya?
  2. orang tionghoa modal 1 mangkok harus bisa balik 5 mangkok, 1 mangkok buat kebutuhan keluarga, 1 mangkok ditabung, 3 mangkok untuk usaha kembali.
  3. ngambil untung jangan banyak2, sedikit tapi kontinyu, layani pelanggan dengan excellent, pelanggan adalah raja, kehilangan pelanggan adalah malapetaka, lebih baik kehilangan keuntungan dibanding kehilangan pelanggan. keuntungan bisa dicari kembali, pelanggan setia lebih sulit didapat.
  4. orang tionghoa jarang bangkrut, kecuali 2 kejadian (biasanya) : judi dan main perempuan/punya istri baru.
  5. jadi karyawan itu sementara, buat pengalaman hidup. ente harus bisa dagang untuk ngembangin masa depan keturunan ente." 
  6. saudara itu adalah saingan "0_0 coba bandingkan, anada akan tahu madsud saya. apalagi kalau sudah punya keluarga. bisa banyak berantem, memperebutkan harta warisan lah, apa lah.....

    kl orang asli Jawa mereka lebih care, mau berbagi dan akur sama saudara"nya....
  7. yg ini saya g tw sama atau nga sm orang pribumi. orang Tionghoa banyak diskriminasi gan...
    misalnya, ada cucu dalam, cucu luar, ada sulung, dll dll
    agan" uda tau kan kalau etnis Tionghoa itu banyak punya anak?

    makanya dalam pergaulan keluarga besar, itu ada tingkatan"na.. kita bakal diperlakukan beda satu sama lain.... macam kerajaan" gitu lah!

    misalnya, saya sebagai anak bungsu perempuan di keluarga, secara tradisi, saya memegang peranan paling rendah di keluarga. tapi kalau saya bisa punya anak laki laki sulung pertama, status di keluarga bisa dinaikin... gitu..
  8. Kebanyakan orang Tionghoa itu self first. alias agak ego.
    banyak contohnya. misalnya, kalau ada apa" di negeri, ky masalah gitu orang tionghoa nga demo kan? itu krn mereka ga ngerasa dirugiin dan lebih memilih "sheng ci" madsudnya nonton aj ga berbuat apa" intinya, nasionalisme kurang gitu... ini menurut saya yang melihat saja sih... saya tahu tidak semuanya begitu
  9. orang" Tionghoa lebih banyak terkena kasus narkoba dan perjudian.... kalau judi, itu uda ada dalam darah tionghoa yang suka bargaining dn mengambil resiko....
    kl narkoba, itu karena orang tionghoa banyakan kaya" perhatian ke anak kurang, biasanya dikasi duit doank gt... eh anak malah nyoba narkoba...(ini dapat dilihat dari berita" dan jika dipikir pake logika...)
  10. Orang Tionghoa memiliki pegangan bahwa orang sukses adalah orang yang memanfaatkan setiap menit yang ada.
  11. Orang Tionghoa memandang bahwa banyak berinvestasi adalah perjalanan dasar untuk menggapai kekayaan sedangkan bunga tabungan takkan sanggup membawa kepada kekayaan.
  12. Sebagian besar orang kaya adalah pengusaha dan sebagian orang Tionghoa berani menjadi pengusaha dan semua itu karena orang Tionghoa menganggap bahwa dengan menjadi pengusaha maka akan memberikan nilai lebih untuk sukses dibandingkan menjadi karyawan.
  13. Anak-anak Tionghoa menjadi kaya karena mewarisi bisnis orang tua yang telah berjalan bertahun-tahun dan tak perlu merintis dari nol.
  14. Pengusaha Tionghoa ‘tak pernah puas’ untuk mengejar target lebih tinggi.
  15. Orang Tionghoa memiliki mental yang positif, menghargai waktu, menganggap bahwa bekerja adalah kepuasan dan tidak berbisnis adalah hal yang beresiko.
  16. Orang Tionghoa selalu menjaga citra karena citra yang rusak akan sulit dibangun kembali tetapi uang yang hilang bisa dicari kembali.
  17. Orang Tionghoa bisa kaya bukan karena banyak uang, namun lebih kepada memiliki banyak aset.
  18. Dalam konteks orang Tionghoa, bekerja keras tidak selalu identik dengan bekerja fisik ekstra lama atau berlebihan. Yang bisa bekerja adalah manusia dan uang. Jika hasilnya sama, mengapa bukan uang yang harus bekerja keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar