Cara Membuat Kerupuk dari Ampas Tahu

ketika semua datang hampir pada waktunya kita pun kebingungan dengan acara KKN minggu depan besok, pasalnya program dari kelompok kami sebagai Produksi sampai aku nulis blog ini masih juga belum menemui titik terang sebagai program apa yang nanti akan kita buat disana. tetapi setelah aku browsing selama ini dan sampek aku bisa menulis kan sesuatu di postingan ku ini karena suatu hal yang sudah aku temukan dan mungkin nantinya juga bisa akan di pakai untuk program KKN minggu depan besok di mojokerto. yaitu adalah memanfaatkan Ampas dalam pembuatan tahu di buat sebagai bahan pokok untuk pembuatan krupuk :-z

untuk memanfaatkan limbah tahu khususnya pada ampas tahu yang ada di desa Gading kecamatan Jatirejo Kab Mojokerto saya berencana untuk memanfaatkannya ampas tahu tersebut, setelah senin survey kemarin ampas tahu disana di jual untuk pakan ternak dan harga jualnya sekitar Rp. 8000 dengan ukuran sekitar per Bak nya.

maka dari itu untuk saya termasuk kelompok saya berencana untuk memberikan penyuluhan kepada ibu PKK di desa Gading Jatirejo Mojokerto tersebut untuk memanfaatkan ampas tahu tersebut di buat menjadi krupuk. :-a

BAHAN - BAHAN
1. Ampas tahu yang telah dikukus (2 kg).
2. Tapioka (1 kg)
3. Garam (30 gram)
4. Bawang putih (100 gram).
5. Merica (25 gram)
6. Udang saih kering (50 gram)
7. Monosodium glutamat (20 gram)

PERALATAN
1. Pemeras.
2. Pengaduk adonan.
3. Pengukus.
4. Pisau dan talenan
5. Tempat penjemuran.
6. Wajan
7. Kompor atau tungku
8. Timbangan.


CARA PEMBUATAN

  1. Pengukusan ampas tahu. Ampas tahu diperas untuk mengurangi airnya. Pemerasan dapat dilakukan dengan tangan, atau dipres dengan alat pres. Setelah itu, ampas dikukus selama 30 menit.
  2. Persiapan bumbu. Bawang, garam, merica dan udang saih digiling sampai halus.
  3. Pengadonan. Ampas yang telah dikukus (2 kg) dicampur dengan tapioka, dan bumbu, kemudian diaduk sampai rata, licin dan kompak. Adonan ini dibentuk seperti selinder dengan diameter 5-6 cm dan panjang 20 cm. Adonan yang telah dibentuk ini disebut dengan dodolan.
  4. Pengukusan dodolan. Dodolan dikukus selama 2 jam sampai bagian tengah dodolan menjadi matang. Dodolan matang ini diangkat dan didinginkan.
  5. Pengangin-anginan. Dodolan matang diangin-anginkan selama 3-5 hari sampai dodolan mengeras dan mudah dipotong.
  6. Pengirisan. Dodolan diiris tipis-tipis setebal 2-3 mm. Hasil pengirisan disebut kerupuk basah.
  7. Penjemuran. Kerupuk basah dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kering. Kerupuk yang sudah kering akan gemersik jika diaduk-aduk, dan mudah dipatahkan. Hasil pengeringan disebut kerupuk kering.
  8. Pengemasan kerupuk kering. Kerupuk kering dapat disimpan lama. Kerupuk ini harus disimpan di dalam wadah yang tertutup rapat, atau dikemas di dalam kantong plastik yang di seal secara rapat.
  9. Penggorengan. Kerupuk kering digoreng di dalam minyak panas (170°C) sambil dibalik-balik sampai kerupuk matang dan mekar.


sumber : http://www.smallcrab.com

kurang lebih seperti yang ada di atas itu lah cara pembuatan krupuk dari ampas tahu, dan masih banyak lagi yang bisa di manfaatkan dari ampas tahu tersebut, nanti akan berlanjut setelah yang 1 ini (*sponsor di TV) met mencoba, semoga berhasil dan enak... :-z

kalau berhasil dan enak jangan lupa ya, bagi - bagi dikit krupuknya buat aku. :-a


avatarAriePrastyo.Com
"Jangan mengeluhkan hidup kita, karena banyak orang lain yang masih memimpikan untuk hidup seperti kita, Selalu terima dan syukuri dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.".

Baca juga postingan yang ber Kategori di bawah ini :



2 komentar:

  1. boleh nih di coba,
    cz hitung2 bisa buat usaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gan, silahkan, selain usaha tiket pesawat, ini usaha kerupuk ampas tahu di buat sampingan aja ya. :)

      Hapus