Asyiknya Mengunjungi Keindahan Alam Kalimantan

Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia. Namun, potongan-potongan surganya terserak di tepi-tepiannya, yakni di pulau-pulau kecilnya. Salah satu wilayah yang terkenal adalah bagian dari Kabupaten Berau. Pulau-pulau di Kabupaten Berau memiliki keindahan dan pemandangan yang sangat cantik.

Kalstar Aviation telah membuka jalur langsung Jakarta-Berau pulang pergi. Tak perlu bersusah payah, mencari tiket Kalstar online bisa jadi pilihan tepat dan hemat. Cek tiket Kalstar Aviation di Traveloka, dan Anda pun bisa meraih kesempatan membeli tiket Kalstar murah dari pertama klik.

Pesawat Kalstar. Sumber: kalstaronline.com

Kabupaten Berau sendiri lokasinya di Provinsi Kalimantan Timur. Bagian Pulau Kalimantan yang berdekatan dengan Pulau Sulawesi. Kabupaten Berau memiliki ibu kota kabupaten di Tanjung Redeb.

Di Berau banyak sekali lokasi wisata bahari yang cantik dan terkenal. Apa sajakah? Berikut ini wisata di daerah sekitar Berau, Kalimantan Timur.



Kepulauan Derawan

Kepulauan ini secara administrative masih masuk dalam Kabupaten Berau. Ada tiga kecamatan di kepulauan ini yaitu Derawan, Biduk-biduk, dan Maratua. Ada 4 pulau terkenal karena memiliki pemandangan bawah air yang sangat indah. Pulau-pulau itu antara lain Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban, dan Pulau Sanggalaki. Di sekitarannya banyak gosong karang antara lain Gosong Muaras, Gosong Pinaka, Gosong Buliulin, Gosong Masimbung, Gosong Tababinga

Pulau Derawan. Sumber: beraukab.go.id
Di sekitaran Kepulauan Derawan ini, banyak hewan-hewan laut yang dilindungi dari kepunahan. Ada penyu hijau, penyu sisik, barracuda, paus, lumba-lumba, duyung, ketam kelapa, dan spesies hewan lainnya. Terkadang juga muncul ikan hiu paus di perairan sekitar Derawan. Mamalia laut jenis ini lumayan jinak, suka berada di dekat kapal-kapal nelayan yang sedang mencari ikan, karena biasanya nelayan menebarkan ikan. Sementara kawasan pantai di kepulauan ini rata-rata berpasir putih, sangat indah dan bersih.

Baca juga : Peta tempat wisata malang

Terumbu karang di laut Kepulauan Derawan juga beraneka jenis. Ada karang tepi, ada juga karang atol. Karang yang membentuk cincin. Karang jenis ini lama-kelamaan bisa membentuk sebuah pulau dengan danau air asin di tengahnya. Tutupan karang keras prosentasenya 17,41% dan sisanya berupa karang hidup. Banyak jenis-jenis ikan karang di perairan ini, diperkirakan jumlahnya bisa mencapai 1051 spesies.


Selain terumbu karang, perairan kepuauan ini juga memiliki padang lamun. Padang lamun adalah daerah luas dibawah air yang tak terlalu dalam, dan ditutupi oleh tumbuhan lamun. Tumbuhan lamun adalah tumbuhan serupa rumput yang hidup di laut. Lamun ini penting untuk memperkaya unsur hara di area laut. Dan umumnya wisatawan banyak menghabiskan waktu mereka untuk berenang, snorkeling, dan menyelam di Derawan.



Danau Kakaban

Danau kakaban berlokasi di Pulau Kakaban. Letaknya di dekat Pulau Maratua. Danau Kakaban ini merupakan danau purba. Danau kakaban semula adalah atol karang yang terbentuk selama ribuan tahun. Proses yang lama dan membuat atol karang makin keras dan makin terangkat tinggi ke permukaan laut. Tapi sebagian air laut beserta biotanya terjebak di dalam danau.

 Baca juga: Pantai Wedi Awu Malang

Setelah sekian lama, danau berubah dari air asin, menjadi air payau karena ceruk danau juga menampung air hujan. Biota laut yang berada di danau pun, mau tak mau menyesuaikan dengan bentuk habitatnya yang baru. Salah satunya adalah stingless jelly fish atau ubur-ubur tanpa sengat. Iya, binatang ubur-ubur berwarna bening keemasan di sini tidak menyengat sama sekali.

Stingless jelly fish alias ubur-ubur tanpa sengat di Danau Kakaban. Sumber: contemporarynomad.com

Saat berkunjung ke Pulau Kakaban-Danau Kakaban ini- pengunjung harus mematuhi aturan yang berlaku di sini. Aturan-aturan tersebut antara lain, bila ingin berenang, maka harus berenang di danau terlebih dahulu, baru kemudian berenang di laut. Bila urutannya terbalik, ditakutkan biota danau terancam dengan biota laut yang terbawa pada baju atau kulit wisatawan. Wisatawan juga tidak boleh membuang sampah di Pulau Kakaban, bukan sekedar itu, sampah juga harus dibawa pulang kembali agar habitat hidup asli kakaban terjaga.

Baca juga: Serunya camping di coban talun

Selain itu wisatawan tidak diperkenankan menggunakan fin untuk berenang, agar tak melukai ubur-ubur. Dan juga tidak diperkenankan membawa ubur-ubur keluar dari Danau Kakaban. Satu larangan lagi yaitu, saat berenang di Danau Kakaban, sebaiknya wisatawan tak menggunakan lotion atau tabir surya apapun, agar tak meracuni danau. Terbayangkan keindahan dan keasyikan saat berenang diantara ubur-ubur di danau yang jernih.



Danau Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin ini lokasinya cukup jauh dari Tanjung Redeb, masih harus menempuh perjalanan darat sekitar 6 sampai dengan 7 jam lagi. Namun kelelahan karena perjalanan yang panjang itu terbayarkan begitu kita sampai di Danau Labuan Cermin.

Danau Labuan Cermin ini unik, disebut juga danau dua rasa oleh penduduk sekitar. Hal itu disebabkan memang ada dua rasa dalam satu danau. Rasa asin dari laut, dan tawar. Air tawar ada di bagian permukaannya hingga kedalaman sekitar 2 meteran. Sedangkan air asin berada di bawahnya, tak bercampur. Karena ada dua macam air yang tak bercampur, ikan yang hidup juga berbeda. Di bagian bawah ikan air laut, di bagian atas ikan air tawar, unik sekali bukan? Keunikan ini hanya akan Anda temui di Kalimantan saja.

Danau Labuan Cermin. Sumber: backpakerborneo.com

Keunikan yang lain adalah danau yang jernih menyerupai kaca. Kita bisa melihat hingga ke dasar danau. Dan apabila kita berfoto di atas perahu di danau tersebut, maka hasil foto yang terlihat adalah perahu itu seperti melayang di atas danau. Danau ini sangat indah. Biasanya wisatawan yang mengunjungi Derawan juga akan mengunjungi Danau Labuan Cermin ini. Di Labuan cermin ini kita bisa berenang-renang, menyelam, dan snorkeling.

1 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.